Kapolsek Amanatun Selatan Jadi Pembina Upacara di SMP Negeri Amanatun Selatan, Ajak Pelajar Bijak Bermedia Digital dan Hindari Judi Online
Tribratanewstts.com – Dalam upaya membangun karakter generasi muda yang disiplin, sadar hukum, serta bijak dalam memanfaatkan perkembangan teknologi, Kapolsek Amanatun Selatan IPDA Xaverius O. Wego Rosi bertindak sebagai Pembina Upacara Bendera Merah Putih di SMP Negeri Amanatun Selatan, Desa Oinlasi, Kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Senin (2/11/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.20 WITA tersebut diikuti oleh para guru dan siswa-siswi SMP Negeri Amanatun Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek membacakan amanat Kapolda NTT yang berisi pesan dan imbauan kepada generasi muda sebagai penerus bangsa agar mempersiapkan diri menghadapi masa depan dengan memiliki kecerdasan akademik, kesadaran hukum, serta kemampuan menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif.
Dalam amanat tersebut, terdapat lima poin penting yang menjadi perhatian para pelajar.
Pertama, menjadi generasi muda yang sadar hukum. Para siswa diingatkan untuk mematuhi tata tertib sekolah, menghormati hak orang lain, tidak melakukan kekerasan, tidak merusak barang milik orang lain, serta tidak mengambil sesuatu yang bukan menjadi haknya.
Kedua, menjadi generasi yang cerdas dan bertanggung jawab di dunia digital. Kapolsek mengingatkan agar para pelajar tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, tidak membuat maupun menyebarkan hoaks, fitnah, penghinaan, ujaran kebencian, serta tidak membagikan data pribadi secara sembarangan.
Para siswa juga diingatkan bahwa setiap aktivitas di internet dapat meninggalkan jejak digital sehingga harus berpikir terlebih dahulu sebelum mengunggah atau membagikan sesuatu di media sosial.
Ketiga, waspada terhadap bahaya judi online. Para pelajar diminta tidak mudah tergiur dengan berbagai janji kemenangan mudah, keuntungan cepat, maupun iming-iming menjadi kaya dalam waktu singkat. Judi online dapat membawa dampak buruk bagi kehidupan, pendidikan, dan masa depan.
Keempat, jangan mudah terpengaruh ajakan negatif di internet. Kapolsek mengimbau para siswa agar tidak sembarangan mengklik tautan, memberikan kata sandi atau kode rahasia, maupun mengirimkan uang kepada pihak yang tidak dikenal dan tidak jelas identitasnya.
Kelima, selalu memikirkan masa depan sebelum bertindak. Para pelajar diajak membiasakan diri mempertimbangkan setiap tindakan dengan bertanya apakah sesuatu yang dilakukan baik, aman, melanggar aturan, serta bagaimana dampaknya terhadap masa depan.
Selain membacakan amanat Kapolda NTT, IPDA Xaverius O. Wego Rosi juga mengingatkan para siswa agar menjauhi berbagai perilaku berisiko, seperti perkelahian, penyalahgunaan teknologi digital, konsumsi minuman keras, pergaulan bebas, hingga tindakan kriminal lainnya.
Sementara itu, pihak sekolah melalui Wakil Kepala Sekolah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polsek Amanatun Selatan atas kunjungan serta pembinaan yang diberikan kepada para peserta didik.
Pihak sekolah berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk sinergi antara Kepolisian dan dunia pendidikan dalam membentuk karakter peserta didik yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kesadaran menjaga keamanan dan ketertiban, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Amanatun Selatan berharap para pelajar mampu menjadi generasi muda Nusa Tenggara Timur yang cerdas, berkarakter, sadar hukum, bijak bermedia sosial, dan mampu menentukan masa depan yang lebih baik.
Kegiatan berakhir pada pukul 08.15 WITA dan ditutup dengan doa bersama serta foto bersama pembina upacara, dewan guru, dan perwakilan siswa. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh antusiasme, aman, dan lancar.

Humas Polres Timor Tengah Selatan

