Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polres TTS Gelar Lomba Cerdas Cermat Kamtibmas untuk Tingkat SMA/SMK
Tribratanewstts.com- Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Timor Tengah Selatan (TTS) menggelar Kegiatan Cerdas Cermat Kamtibmas tingkat SMA/SMK se-Kabupaten TTS. Kegiatan yang sarat akan edukasi ini resmi dibuka pada Kamis, 11 Juni 2026, pukul 08.45 WITA, bertempat di Aula Tribrata Polres TTS.

Acara pembukaan diawali dengan khidmat oleh pembawa acara (MC), yang dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan doa.
Ketua Panitia Pelaksana, Kasat Lantas Polres TTS IPTU I Gusti Komang Astina, S.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada para guru pendamping yang telah berpartisipasi aktif. Beliau menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar perlombaan semata.
"Cerdas cermat ini merupakan bentuk edukasi nyata bagi adik-adik siswa terkait tugas dan fungsi Kepolisian. Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar," ujar IPTU I Gusti Komang.
Apresiasi senada juga datang dari Koordinator Pengawas SMA/SMK Kabupaten TTS, Drs. Jermias Paulus Pelle, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyebut kegiatan ini sebagai wadah konstruktif, khususnya bagi para siswa yang bercita-cita menjadi anggota Polri. Lewat kompetisi ini, siswa diharapkan dapat lebih memahami hukum dan menumbuhkan kesadaran personal, seperti disiplin dalam berlalu lintas. Drs. Jermias juga berpesan agar para siswa tidak terfokus pada menang atau kalah, melainkan pada rasa haus akan ilmu pengetahuan.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Kapolres TTS yang diwakili oleh Wakapolres TTS, Kompol Ibrahim, S.H. Dalam amanat pembukaannya, Kompol Ibrahim menekankan bahwa Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum penting bagi Polri untuk terus berbenah meningkatkan pelayanan, sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat, khususnya generasi muda.
"Melalui lomba cerdas cermat ini, kita berharap dapat menumbuhkan semangat belajar, meningkatkan wawasan kebangsaan, serta membangun karakter generasi muda yang cerdas, disiplin, dan berintegritas," ungkap Wakapolres. Beliau juga berpesan kepada seluruh peserta untuk berkompetisi dengan menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan kebersamaan.
Berdasarkan data panitia, dari total 42 sekolah yang mendaftar, tercatat 31 sekolah yang hadir mengirimkan tim terbaiknya. Setiap tim terdiri dari 3 orang siswa kelas X atau XI yang mengantongi surat rekomendasi kepala sekolah, didampingi oleh 1 orang guru pendamping, serta diwajibkan menampilkan yel-yel kreatif bertemakan Kamtibmas.
Sistem perlombaan sendiri dirancang dengan format yang cukup ketat melalui beberapa tahapan babak:
|
Babak |
Ketentuan dan Format Lomba |
|
Babak Penyisihan |
Awalnya dirancang untuk 43 sekolah (dibagi dalam 14 putaran berisi 3 sekolah dan 1 putaran berisi 4 sekolah). Juara 1 dari masing-masing putaran ditambah runner-up terbaik berhak melaju ke fase berikutnya. |
|
Babak Semifinal |
Diikuti oleh 15 regu, yang bertanding dalam 5 putaran (masing-masing putaran diikuti 3 sekolah). |
|
Babak Final |
Menampilkan 6 sekolah terbaik (5 juara putaran semifinal ditambah 1 runner-up terbaik). Final berlangsung sebanyak 2 putaran. Penentuan juara murni didasarkan pada skor tertinggi, dan jika terjadi skor seri, akan diberikan 1 soal rebutan sebagai penentu. |
Hadir pula dalam kegiatan tersebut jajaran panitia Polres TTS, para guru pendamping, serta puluhan siswa-siswi peserta lomba yang siap berkompetisi menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80 dengan semangat sportivitas yang tinggi.

Humas Polres Timor Tengah Selatan

