Polda NTT, Polres TTS, dan Pemkab TTS Gelar Penanaman Bawang Putih Serentak Terintegrasi

Polda NTT, Polres TTS, dan Pemkab TTS Gelar Penanaman Bawang Putih Serentak Terintegrasi

Tribratanewstts.com — Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), Polres TTS, dan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) melaksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak di Lahan CPCL Bawang Putih, Desa Netpala, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten TTS, Rabu (19/8/2026). Kegiatan nasional yang berlangsung di 17 provinsi ini digelar untuk mendukung percepatan Swasembada Bawang Putih Nasional.

Acara dihadiri oleh Dirbinmas Polda NTT KBP Sajimin, S.I.K., M.H. (mewakili Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si.), Kasubdit I Indag Ditkrimsus Polda NTT AKBP Hario Prasetyo Seno, Bupati TTS Eduard M. Lioe, Ketua DPRD TTS Mordekai Liu, Dandim 1621/TTS Letkol Czi Ari Setiawan Wibowo, dan Kapolres TTS AKBP Kristiyan B. Martino, S.H., S.I.K., M.M., CELM., Turut hadir unsur Forkopimda, perwakilan TNI-AL, Lanud El Tari, Kejari TTS, Bulog Soe, jajaran dinas terkait, kepala desa, penyuluh, serta Kelompok Tani Anugerah Mollo.

Rangkaian acara diawali dengan penyambutan secara adat, dilanjutkan laporan Kapolres TTS, sambutan Kapolda NTT yang diwakili oleh Dirbinmas Polda NTT, serta sambutan Bupati TTS, kemudian penyerahan bibit secara simbolis, penanaman bersama, serta sesi zoom meeting langsung bersama Kapolri.


Target Produksi dan Teknis Pelaksanaan

Luas Lahan: Disiapkan total 20 hektare, dengan 1 hektare ditanami pada tahap awal.

Bibit & Varietas: Menggunakan 250 kg bibit varietas lokal dari total kebutuhan 700 kg/hektare.

Proyeksi Hasil: Masa tanam diperkirakan berjalan 3 bulan dengan target produksi 6 hingga 7 ton.

Fasilitas Pendukung: Lahan telah dilengkapi jaringan irigasi, alat pertanian, pupuk, serta alat pemantau cuaca.

Melalui Dirbinmas KBP. Sajimin, Kapolda NTT menegaskan sejumlah penekanan strategis:

Sinergi Lintas Sektor: Memperkuat kolaborasi antara Polri, Pemda, PTPN/BUMN, kelompok tani, akademisi, dan stakeholder terkait.

Pendampingan Berkelanjutan: Menugaskan jajaran Polres TTS dan Polsek Mollo Utara melakukan pengawasan dari masa tanam, pemeliharaan, hingga panen.

Jaminan Pasar (Off-taker): Memastikan seluruh hasil produksi tani dapat terserap secara pasti melalui mekanisme off-taker yang disiapkan.

Mitigasi Kendala & Pelaporan: Menginventarisasi masalah teknis di lapangan secara cepat serta melaporkan perkembangan program secara berkala.

Kapolres TTS AKBP Kristiyan B. Martino menyampaikan bahwa keberhasilan gerakan penanaman bawang putih ini bergantung pada soliditas kolaborasi antara Polri, Pemkab TTS, BUMN, penyuluh, dan kelompok tani di lapangan.

"Upaya mencapai swasembada pangan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan ekosistem kerja sama yang terintegrasi dari hilir ke hulu. Setiap pihak memiliki peran yang saling menguatkan di lapangan," ujar Kapolres TTS.

Kegiatan Penanaman Bawang Putih Serentak di Lahan CPCL Bawang Putih, Desa Netpala, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten TTS, yang merupakan program nasional, berlangsung di 17 provinsi berjalan aman, tertib, dan kondusif.

#Polrettsdiberkatiuntukmemberkati