Kapolres TTS Pimpin Pertemuan Rapat Evaluasi Kinerja Bhabinkamtibmas, Tekankan Pendekatan Humanis di Desa

Kapolres TTS Pimpin Pertemuan Rapat Evaluasi Kinerja Bhabinkamtibmas, Tekankan Pendekatan Humanis di Desa

Tribratanews.com — Kapolres Timor Tengah Selatan (TTS) AKBP Kristiyan B. Martino, S.H., S.I.K., M.M., CELM., memimpin langsung apel dan evaluasi kinerja Bhabinkamtibmas jajaran Polres TTS, Kamis (17/9/2026) sore.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Tribrata Polres TTS diikuti oleh para Bhabinkamtibmas jajaran Polres TTS.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas Polres TTS AKP I Made Sudarma Wijaya, S.H., KBO Sat Binmas AIPTU Marsely Laga Riwu, Ps. Bintipsos Sat Binmas AIPTU Matheos Tode, Kanit Bhabinkamtibmas AIPTU Lasarus Foeh, S.H., serta Kanit Binpolmas BRIPKA Adelfina Maakh.

Dalam arahannya, Kapolres TTS menekankan pentingnya menjaga sikap tampang, kerapian seragam, penampilan serta perilaku sebagai anggota Polri. Para Bhabinkamtibmas juga diminta menjauhi segala bentuk pelanggaran maupun penyalahgunaan wewenang yang dapat mencoreng nama baik institusi.

Kapolres mengingatkan agar Bhabinkamtibmas tidak hanya menunggu laporan dari masyarakat, tetapi aktif turun langsung ke desa binaan dengan mengedepankan pendekatan preventif, persuasif dan humanis.

“Bhabinkamtibmas harus hadir dan dekat dengan masyarakat. Lakukan sambang, temui warga, tokoh masyarakat maupun kepala keluarga untuk bersama-sama mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang terjadi di desa,” tegas Kapolres.

Salah satu perhatian utama yang disampaikan Kapolres adalah upaya pencegahan konsumsi minuman keras (miras) di tengah masyarakat. Bhabinkamtibmas diminta menjadi penggerak dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai dampak negatif miras serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Selain itu, Bhabinkamtibmas diminta melaksanakan patroli malam secara humanis di wilayah binaannya. Apabila ditemukan pemuda yang masih nongkrong hingga larut malam sambil mengonsumsi minuman keras, anggota diminta melakukan pendekatan persuasif namun tetap tegas.

Kapolres juga mendorong Bhabinkamtibmas bersama pemerintah desa dan masyarakat untuk mengaktifkan kembali nilai-nilai kearifan lokal melalui sanksi adat yang dapat dituangkan dalam Peraturan Desa (Perdes), khususnya dalam upaya mencegah kebiasaan membuat maupun mengonsumsi miras.

Di tengah perkembangan media sosial, Bhabinkamtibmas juga diminta aktif mengedukasi masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Masyarakat diharapkan mampu menyaring setiap informasi yang diterima sehingga penyebaran berita bohong atau hoaks yang berpotensi memicu konflik dan perpecahan di tingkat desa dapat dicegah.

Kapolres turut menekankan pentingnya kemampuan Bhabinkamtibmas dalam mengidentifikasi berbagai faktor yang dapat memicu terjadinya tindak pidana di lingkungan masyarakat, termasuk persoalan yang berkaitan dengan peredaran minuman keras.

Para Bhabinkamtibmas juga diminta secara aktif menerapkan metode problem solving dalam menangani berbagai persoalan sosial. Penyelesaian konflik diupayakan melalui komunikasi, pendekatan kekeluargaan dan mediasi, sepanjang memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Setiap persoalan yang muncul di masyarakat harus dapat diidentifikasi sejak dini. Kedepankan komunikasi dan penyelesaian secara kekeluargaan, serta dorong musyawarah warga dan pendekatan keadilan restoratif untuk perkara-perkara yang memenuhi persyaratan,” lanjutnya.

Melalui kegiatan apel dan evaluasi tersebut, Kapolres TTS berharap seluruh Bhabinkamtibmas semakin optimal menjalankan tugas sebagai ujung tombak Polri dalam membangun komunikasi, menjaga keamanan dan ketertiban, serta menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat di wilayah desa binaan masing-masing.

#polresttsdiberkatiuntukmemberkati