Siap Amankan Perayaan Paskah, Polres TTS Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Semana Santa Turangga 2026
Tribratanewstts.com – Polres Timor Tengah Selatan (TTS) menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka pelaksanaan Operasi Kepolisian Kewilayahan "SEMANA SANTA TURANGGA-2026" pada hari Selasa (31/3/2026) pukul 08.00 Wita di Lapangan Apel Polres TTS yang dipimpin oleh Kapolres TTS AKBP Hendra Dorizen S.H., S.I.K., M.H.
Dalam apel tersebut, AKP Agustinus H.D. Solle bertindak sebagai Perwira Apel, sementara Ipda Arya Arsenio Bimantoro, S.Tr.I.K menjabat sebagai Komandan Apel dan yang mengikuti apel antara lain Pejabat Utama Polres TTS, 1 Peleton Kodim 1621 TTS, 1 Peleton Sat Samapta, 1 Peleton Sat Lantas, 1 Peleton Gabungan Staf Polres, serta 1 Peleton gabungan dari Sat Reskrim, Intelkam, Narkoba, dan Tahti. Juga ada 1 Regu masing-masing dari Pol PP Kab. TTS, Dishub Kab. TTS, BPBD Kab. TTS, Senkom Kab. TTS, serta Banser Kab. TTS.
Apel ini juga dihadiri oleh sejumlah tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat dan instansi terkait, antara lain perwakilan Bupati TTS Asisten 1 Setda TTS Denny Nubatonis, Wakil Ketua DPRD Kab. TTS Yoksan Benu A.md, Pasi Ops Kodim 1621 TTS Kapten Inf. Gunawan Budhi Haryanto, Danyon Yonif TP 929/MMM Mayor Inf. Andi Baso S.Tr. Han., Ketua Pengadilan Negeri Soe, perwakilan Kejaksaan Negeri Soe Kasubsi Bidang Intel Leginus Malelak S.H., serta perwakilan dari Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, Kemenag, Jasa Raharja, Senkom, Banser, Majelis Klasis Efata Soe, dan Dewan Pastoral Paroki Matter Dolorosa Soe.
Susunan acara apel dilaksanakan secara terstruktur, mulai dari laporan Perwira Apel, Pemimpin Apel ke lapangan, penyanyian Mars Polri, penghormatan pasukan, laporan Komandan Apel, penyematan pita tanda operasi, pembacaan amanat, hingga penyanyian Himne Polri, do'a, dan penutupan dengan laporan Perwira Apel.

Dalam amanat Kapolda NTT yang dibacakan oleh Kapolres TTS, disampaikan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena seluruh peserta apel dapat berkumpul dalam keadaan sehat walafiat. Selain itu, juga disampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran POLRI, TNI, pemerintah daerah, dan stakeholder atas keberhasilan pengamanan perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah yang berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
"Diketahui bersama bahwa masyarakat NTT yang mayoritas beragama Kristen akan melaksanakan rangkaian perayaan Paskah yang memiliki makna spiritual sangat penting. Hal ini diikuti dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas keagamaan, sehingga menimbulkan berbagai kerawanan," ucap pembaca amanat.
Karakteristik wilayah NTT sebagai daerah kepulauan yang mencakup wilayah pesisir, pulau kecil, dan perbatasan juga menjadi pertimbangan dalam penyusunan strategi pengamanan yang terpadu dan responsif. Operasi "Semana Santa Turangga-2026" akan berlangsung selama 15 hari, mulai tanggal 1 hingga 15 April 2026, dengan membentuk 85 pos pengamanan yang terdiri dari 38 Pos Pam, 26 Pos Yan, dan 21 Pos Terpadu. Total kekuatan personel yang terlibat sebanyak 3.227 orang, dengan rincian 1.319 personel dari POLRI dan 1.908 personel dari TNI serta instansi terkait.
Kegiatan pengamanan akan fokus pada 1.113 tempat ibadah gereja di seluruh wilayah NTT, dengan 432 di antaranya menjadi gereja prioritas. Rangkaian perayaan Paskah yang akan diamankan meliputi kegiatan misa di dalam gereja dan kegiatan bararakan/pawai di luar gereja. Oleh karena itu, seluruh personel diminta untuk melakukan pemetaan kerawanan agar operasional dapat memberikan dampak preventif terhadap kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Sebelum mengakhiri amanat, beberapa poin penting ditegaskan, antara lain: (1) Prioritaskan pengamanan di tempat ibadah/gereja dan kegiatan rangkaian Paskah; (2) Lakukan pemetaan daerah rawan dan tingkatkan patroli khususnya pada jam rawan; (3) Libatkan pengamanan swakarsa bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama; (4) Antisipasi konflik sosial, kejahatan konvensional, serta potensi bencana alam; (5) Kelola Kamseltibcarlantas secara optimal; (6) Hindari terjadinya laka laut dengan menerapkan SOP kelayakan kapal dan jumlah muatan; (7) Laksanakan tugas dengan tanggung jawab, profesional, dan humanis; (8) Perkuat sinergitas TNI-POLRI dan stakeholder; serta (9) Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Keberhasilan operasi ini merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, mari kita jaga sinergitas dan soliditas guna memberikan rasa aman kepada masyarakat," pungkas amanat tersebut.

Humas Polres Timor Tengah Selatan

