Peringati Hari Lahir pancasila, Ini Amanat Kapolres TTS

Peringati Hari Lahir pancasila, Ini Amanat Kapolres TTS

Tribratanewstts.com- Polres Timor Tengah Selatan (TTS), Sabtu (01/06/24) melaksanakan upacara memperingati Hari Lahir Pancasila  yang digelar di Halaman Apel Mapolres TTS.

Upacara yang dipimpin lansung oleh kapolres TTS AKBP I Gusti Putu Suka Arsa, S.I.K.,M.H  dan hadir seluruh PJU Polres TTS, personil Polres TTS dan ASN Polres TTS.

Dalam amanatnya, kapolres TTS ,menyampaikan bahwa Pancasila merupakan hasil dari sebuah rangkaian proses  yaitu rumusan Pancasila tanggal 1 Juni 1945 yang dipidatokan oleh Ir. Soekarno, piagam jakarta tanggal 22 juni 1945, dan rumusan final Pancasila tanggal 18 agustus 1945.

“Harus diingat bahwa kodrat bangsa Indonesia adalah kodrat keberagaman. Takdir Tuhan untuk kita adalah keberagaman, Dari Sabang Sampai Merauke adalah keberagaman namun, kehidupan berbangsa dan bernegara kita selalu mengalami tantangan. kebinekaan kita selalu selalu diuji,  ada pandangan dan tindakan yang selalu mengancamnya. Ada sikap tidak toleran yang mengusung ideologi lain selain pancasila,  dan semua itu diperparah oleh penyalahgunaan media sosial, oleh berita bohong, oleh ujaran kebencian yang tidak sesuai dengan budaya bangsa kita, “ tegasnya.

“Kita harus belajar dari pengalaman buruk negara lain yang dihantui oleh radikalisme dan konflik sosial, yang dihantui oleh terorisme dan perang saudara. Dengan Pancasila dan dalam  Undang-undang dasar 1945, bingkai NKRI Bhineka Tunggal Ika, kita bisa terhindar dari masalah-masalah tersebut. kita bisa hidup rukun dan bergotong royong untuk memajukan negeri ini”, ujarnya.

kita harus waspada terhadap segala bentuk pemahaman dan gerakan yang tidak sesuai dengan Pancasila,  pemerintah pasti bertindak tegas terhadap organisasi dan gerakan yang anti- Pancasila, yang anti-UUD  1945, yang anti-nkri, dan yang anti- Bhinneka Tunggal Ika dan juga  pemerintah pasti bertindak tegas terhadap paham dan gerakan komunisme yang jelas-jelas dilarang di Bumi Indonesia, “ imbuhnya”.

Sekali lagi, mari kita jaga perdamaian, kita jaga persatuan, dan kita jaga persaudaraan. mari kita bersikap santun dan saling menghormati, mari kita saling toleran dan saling bahu membahu, mari kita bergotong, “ajak Kapolres TTS”.

Dari pantauan media, upacara di tandai dengan pengibaran bendera merah putih diiringi lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan pembacaan teks Pancasila.