Kasat Binmas Polres TTS Jadi Irup di SMTK Negeri TTS, Sampaikan Pesan tentang Bullying, Miras dan Kenakalan Remaja
Tribratanewstts.com — Upaya membangun karakter generasi muda terus dilakukan Kepolisian Resor Timor Tengah Selatan (Polres TTS) melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada pelajar oleh Kasat Binmas Polres TTS AKP I Made S. Wijaya, S.H., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) di SMTK Negeri Timor Tengah Selatan pada Senin (31/8/2026) pagi.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 22 guru dan pegawai Tata Usaha serta 153 pelajar SMTK Negeri Timor Tengah Selatan.
Dalam amanatnya, AKP I Made S. Wijaya memberikan sejumlah pesan penting kepada para pelajar, khususnya mengenai bahaya bullying atau perundungan, minuman keras (miras), rokok, kenakalan remaja, serta pentingnya peran pelajar sebagai generasi penerus bangsa.
Di hadapan para siswa, Kasat Binmas menegaskan bahwa bullying bukanlah sekadar bentuk candaan. Perundungan, baik secara fisik, verbal maupun melalui dunia maya, dapat memberikan dampak serius terhadap korban.
“Jangan pernah merasa lebih hebat dari orang lain. Hargai teman yang berbeda latar belakang, kemampuan maupun penampilan,” pesan AKP I Made S. Wijaya.
Ia juga mengajak para pelajar untuk tidak tinggal diam apabila menyaksikan tindakan bullying. Para siswa diminta berani melaporkan kepada guru, wali kelas maupun orang dewasa yang dipercaya.
Menurutnya, sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi seluruh siswa untuk belajar dan mengembangkan potensi, bukan menjadi lingkungan yang membuat siswa merasa takut.
Selain bullying, bahaya minuman keras dan rokok juga menjadi perhatian dalam penyuluhan tersebut.
AKP I Made S. Wijaya mengingatkan bahwa kebiasaan mengonsumsi miras dan merokok pada usia remaja dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan dan masa depan.
Miras, kata dia, dapat merusak organ tubuh, mengganggu kemampuan seseorang dalam berpikir jernih dan berpotensi menjadi pemicu berbagai tindakan yang merugikan.
Sementara rokok mengandung berbagai zat berbahaya yang dapat merusak paru-paru, menurunkan stamina dan menyebabkan ketergantungan.
“Jangan biarkan rokok dan miras mencuri masa depan kalian,” tegasnya kepada para pelajar.
Dalam kesempatan tersebut, Kasat Binmas juga mengingatkan para siswa agar menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti tawuran, balap liar, geng motor hingga penyalahgunaan media sosial.
Ia menekankan bahwa kenakalan remaja sering kali berawal dari keputusan-keputusan kecil yang salah, seperti ikut-ikutan teman, kurang disiplin dan mengabaikan kewajiban sebagai pelajar.
Karena itu, para siswa diajak untuk memilih lingkungan pertemanan yang positif, menggunakan media sosial secara bijak serta tidak menyebarkan hoaks, ujaran kebencian maupun konten yang dapat merusak nama baik orang lain.
Para pelajar juga didorong mengisi waktu dengan kegiatan positif seperti olahraga, organisasi, kegiatan kreatif dan belajar.
Menutup amanatnya, AKP I Made S. Wijaya mengajak seluruh pelajar SMTK Negeri Timor Tengah Selatan untuk menjadi generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, moral dan rasa tanggung jawab.
Ia mengajak seluruh warga sekolah bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih dari kekerasan, bebas dari rokok dan miras, aman, saling menghargai serta mendukung setiap siswa untuk berkembang.
“Kalian adalah harapan keluarga, masyarakat dan bangsa. Jangan kotori masa muda dengan tindakan yang merugikan diri sendiri,” pesannya.
Ia juga memberikan tiga pesan utama kepada para siswa, yakni berani berkata tidak terhadap ajakan yang merugikan, berani melaporkan apabila melihat sesuatu yang tidak benar, dan berani menjadi pelajar yang berintegritas.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Bintibsos Sat Binmas Polres TTS dalam membangun kesadaran dan karakter generasi muda sekaligus memperkuat kedekatan Polri dengan lingkungan pendidikan.
#polresttsdiberkatiuntukmemberkati

Humas Polres Timor Tengah Selatan

