Polres TTS Terima Asistensi Polda NTT Guna Akselerasi Predikat WBK 2026
Tribratanewstts.com-Dalam upaya memperkuat komitmen pembangunan birokrasi yang bersih dan melayani, Polres Timor Tengah Selatan (TTS) menggelar kegiatan Asistensi dan Evaluasi Penginputan Aplikasi Elektronik Pembangunan Zona Integritas (EPZI) Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (03/02/2026) ini bertempat di Aula Tri Brata Polres TTS.Acara dibuka oleh Wakapolres TTS, KOMPOL Ibrahim, S.H., yang mewakili Kapolres TTS.
Dalam sambutannya, Wakapolres menekankan bahwa evaluasi ini merupakan langkah krusial bagi Polres TTS untuk memetakan kekurangan dan segera melakukan pembenahan.
"Kami berharap tim evaluator dari Polda NTT dapat memberikan petunjuk teknis yang mendalam agar Polres TTS dapat segera memenuhi standar yang ditetapkan dan meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)," ujar KOMPOL Ibrahim.
Apresiasi tinggi turut disampaikan oleh Ketua Tim Evaluator, Kabag Dalpro Biro Rena Polda NTT, Shandra L. Daris, S.Kom., M.M. Ia mengucapkan selamat kepada Polres TTS atas pencapaian prestasi Pelayanan Prima untuk kedua kalinya.
Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan menuju predikat WBK memerlukan kelengkapan administrasi dan kualitas pelayanan yang konsisten.
"Saat ini di wilayah hukum Polda NTT baru tiga satker yang meraih status WBK. Kami hadir untuk membantu Polres TTS melengkapi seluruh data dukung yang diperlukan agar target WBK tahun ini dapat tercapai," tegas Shandra dalam arahannya.
Dari pantauan,
Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan paparan petunjuk teknis serta verifikasi bukti dukung aspek pemenuhan.
Para peserta, yang terdiri dari para Pejabat Utama (PJU) Polres TTS dan operator aplikasi EPZI, dibagi ke dalam enam kelompok kerja (Pokja) sesuai dengan komponen pembangunan Zona Integritas:
Manajemen Perubahan
Penataan Tatalaksana
Penataan Sistem Manajemen SDM
Penguatan Akuntabilitas
Penguatan Pengawasan
Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
Tim Evaluator dari Biro Rena Polda NTT, yang diperkuat oleh sejumlah personel ahli seperti P.S. Kasubbag Renmin Hendrieta R.P. Tefa dan IPDA Fitria A. Bachmid, melakukan pengecekan mendetail terhadap data yang telah diinput oleh operator Polres TTS.
Dengan adanya asistensi ini, Polres TTS optimistis dapat menyempurnakan indikator-indikator penilaian EPZI demi mewujudkan tata kelola kepolisian yang semakin transparan dan akuntabel di wilayah Timor Tengah Selatan.

Humas Polres Timor Tengah Selatan

