Inovasi Polsek Kualin Ubah Lahan Pasir Jadi Kebun Produktif, Anggota Komisi IV DPR RI  Beri Apresiasi

Inovasi Polsek Kualin Ubah Lahan Pasir Jadi Kebun Produktif, Anggota Komisi IV DPR RI  Beri Apresiasi

Tribratanewstts.com – Inovasi luar biasa yang ditunjukkan oleh jajaran Polsek Kualin, Polres Timor Tengah Selatan (TTS), dalam sektor ketahanan pangan mendapat sorotan positif dari tingkat nasional. Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin, memberikan apresiasi tinggi saat meninjau langsung lokasi Pekarangan Pangan Bergizi Polsek Kualin pada Sabtu, 27 Februari 2026 lalu.

Kunjungan kerja yang berlangsung ini menjadi momentum penting bagi masyarakat pesisir Kecamatan Kualin. Pasalnya, lahan seluas kurang lebih 60 are (6.000 m²) yang dulunya merupakan hamparan pasir pesisir yang dianggap kurang subur, kini telah bertransformasi menjadi lahan hortikultura terpadu yang hijau dan produktif.

Di lokasi tersebut, Usman Husin didampingi oleh Camat Kualin Wilhelmus Nabunome, Kapolsek Kualin Ipda Diknas M. W. Aoliso, S.H., serta jajaran kepala desa se-Kecamatan Kualin, melihat langsung hamparan tanaman jagung, tomat, lombok, buncis, hingga kacang panjang yang tumbuh subur di atas tanah berpasir.

"Ini adalah bukti nyata bahwa keterbatasan lahan bukan penghalang untuk berinovasi. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolsek Kualin dan jajarannya. Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga menjadi pelopor dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan cara yang sangat kreatif," ujar Usman Husin di sela-sela peninjauannya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pengelolaan lahan pasir ini harus menjadi contoh nasional bagi wilayah pesisir lainnya. Dengan metode pengolahan tanah yang tepat, penggunaan pupuk organik, serta sistem irigasi sederhana, lahan yang tadinya tidak produktif ternyata mampu menghasilkan komoditas pangan yang bergizi.

Kapolsek Kualin, Ipda Diknas M. W. Aoliso, S.H., menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai sarana edukasi bagi masyarakat sekitar. Pihaknya ingin membuktikan bahwa kemauan dan kerja keras dapat mengubah tantangan alam menjadi peluang ekonomi.

"Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa lahan di tepi pantai bukanlah lahan mati. Keberhasilan kebun ini kami harap dapat memotivasi warga untuk memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah mereka, sehingga tercipta kemandirian pangan di tingkat keluarga," ungkap Ipda Diknas.

Kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang, di antaranya:

  1. Ketahanan Pangan: Memperkuat ketersediaan pangan lokal di wilayah Kecamatan Kualin.
  2. Inspirasi Pertanian: Menjadi laboratorium hidup bagi petani lokal tentang pemanfaatan lahan marginal.
  3. Sinergitas: Mempererat hubungan antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam pembangunan sektor produktif.

Kunjungan ini ditutup dengan harapan besar agar Kecamatan Kualin dapat berkembang menjadi kawasan pertanian produktif berbasis masyarakat pesisir. Melalui sinergi antara kebijakan pusat yang dibawa oleh DPR RI dan eksekusi lapangan yang dilakukan oleh Polri serta pemerintah kecamatan, kemandirian pangan di Timor Tengah Selatan bukan lagi sekadar impian, melainkan realitas yang sedang dibangun dari pesisir Kualin. Tutup Kapolsek Kualin.