Jadi Irup Di SMTK Negeri Soe, ini Isi Amanat Kapolda NTT Yang Dibacakan Kasat Binmas Polres TTS
Tribratanewstts.com- Dalam rangka membina kepribadian dan karakter generasi muda bangsa, Kepolisian Resor Timor Tengah Selatan (Polres TTS) setiap Senin Perwira Polres TTS menjadi Irup pada upacara bendera di sekolah-sekolah yang tersebar di Kota Soe, Senin (02/03/26).

Bertempat di lapangan upacara Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) Negeri Soe, Kasat Binmas Polres TTS, AKP I Made S. Wijaya, S.H., hadir bertindak sebagai Inspektur Upacara (IRUP).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 WITA hingga 08.28 WITA ini diikuti dengan khidmat oleh keluarga besar SMTK N Soe, yang terdiri dari Kepala Sekolah, 18 orang tenaga pendidik dan staf tata usaha, serta siswa-siswi. Dalam melaksanakan tugas ini, Kasat Binmas didampingi oleh Aipda Kusnadi (PS. Binkamsa) dan Bripka Abdul Kasim Gay (Bhabinkamtibmas).
Pada kesempatan tersbut, Kasat Binmas Polres TTS membacakan amanat Kapolda NTT dan dalam amanatnya disampaikan bahwa, upacara bukan sekadar ritual mingguan, melainkan media krusial untuk menempa karakter warga negara yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. Ini adalah momen untuk menundukkan kepala, menghormati jasa para pahlawan yang telah gugur demi tegaknya NKRI.
Sebagai aparat penegak hukum, Kapolda NTT melalui pembina upacara mengajak seluruh warga sekolah untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga Kamtibmas. Beliau berpesan agar para siswa menjauhi narkoba, miras, tawuran, serta perilaku anarkis. Media sosial pun harus digunakan dengan bijak. "Fokuslah belajar untuk meraih cita-cita dan jadilah teladan di mana pun berada," tegasnya. Beliau mendorong para siswa untuk aktif dalam kegiatan positif seperti Pramuka, PMR, seni, dan olahraga guna menghindari pergaulan yang merugikan. Ungkapnya.
Ada beberapa poin informasi penting yang turut disampaikan dalam amanat tersebut:
- Kepedulian Mental: Menanggapi tragedi yang menimpa seorang murid di Kabupaten Ngada, Kapolda meminta pihak sekolah meningkatkan konseling dasar. Biro SDM Polda NTT siap memberikan pendampingan psikologis jika dibutuhkan.
- Krisis Air Bersih: Polda NTT terus berkomitmen membangun sumur bor yang kini telah mencapai 80 titik di seluruh NTT untuk membantu warga dan sektor pertanian.
- Ketahanan Pangan & Gizi: Mendukung program Presiden Prabowo Subianto, Polri telah membentuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) guna menekan angka stunting dan menciptakan kemandirian pangan melalui pemanfaatan lahan tidur.
- Perlindungan Perempuan dan Anak: Pembentukan "Kampung Berkapan" (Bebas Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak) menjadi bukti nyata kolaborasi Polri dengan pemangku kepentingan untuk menciptakan sistem perlindungan berbasis masyarakat.
- Keamanan Swakarsa: Revitalisasi Satkamling digalakkan kembali untuk menghidupkan peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan bersama TNI dan Polri.
Menutup amanatnya, Kapolda menekankan Commander Wish yang menjadi pedoman setiap personel: Berbuat baik untuk diri sendiri, institusi Polri, dan NKRI. Beliau mengingatkan bahwa keamanan adalah kebutuhan hakiki. "Kejahatan terjadi karena adanya kesempatan, maka hindarilah hal-hal yang dapat mengundang kejahatan itu sendiri," tutupnya seraya memohon maaf jika ada kekurangan dalam penyampaian tersebut.
Sementara itu, Pihak sekolah juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polres TTS, dengan harapan sinergi antara sekolah dan kepolisian dapat terus terjalin demi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan berdaya saing tinggi.

Humas Polres Timor Tengah Selatan

